Hiiii teman-teman blogger..!!!!
ci2t menyapa kalian kembali. Udah lama banget yaaa ci2t nggak nulis di blog ini???
Bukannya ci2t sengaja,,tapi emang ci2t lagi sibuk sama beberapa hal. Biasalah
wanita karir….hehehehe.
Ok, sebagai ucapan welcome buat
blog ini, ci2t akan ngebahas sesuatu yang sebenarnya sedikit telat untuk
dibicarakan namun setidaknya topik ini belum hilang 100% dari pembicaraan para
remaja khususnya remaja putri di Indonesia.**
YUUUPPP....kali ini ci2t bakal
ngebahas tentang BOYBAND. Topik yang
seperti ci2t bilang tadi sudah telat dan tidak terlalu baru, tetapi untuk ci2t pribadi
yang belum pernah menulis artikel mengenai boyband, ini merupakan sesuatu yang
cukup menarik karena actually ini
juga berkaitan dengan pengalaman ci2t yang tadinya haters
menjadi lovers.^^
OK..kita mulai dengan awal mula
menjamurnya boyband di Indonesia. **
Sekitar 2 atau 3 tahun yang lalu,
di Indonesia muncul sebuah gebrakan baru yakni hadirnya Boyband dan Girlband
yang memang cukup menarik perhatian masyarakat Indonesia. Berkembangnya
boyband-boyband di Indonesia itu sendiri, awalnya mungkin disebabkan oleh
meledaknya fenomena boyband asal negeri gingseng Korea seperti Super Junior,
BigBang dan Shinee yang berhasil merebut perhatian para remaja khususnya remaja
putri diseluruh penjuru tanah air. Dan mungkin karena itu pula, SM*SH yang menjadi pelopor boyband di
Indonesia berani menggebrak industri musik dengan meng-upload video clip
pertama mereka di media social YOUTUBE dalam formasi boyband. Dan benar saja,
respon positif kemudian hadir secara cepat dari masyarakat Indonesia. Dan dalam
waktu singkat SM*SH pun akhirnya
dapat meraih popularitas sebagai penggebrak kembali hadirnya BoyBand di
Indonesia setelah sempat menghilang dalam waktu yang cukup lama.
Sejak kemunculan Boyband SM*SH di industri musik beberapa tahun
silam itu, kini semakin banyak pula Boyband-Boyband baru bermunculan mengikuti
jejak SM*SH tersebut. Sebut saja S9B, MAX5, 3IN1, TREEJI, HITS, FAME dan
boyband-boyband lain yang mungkin masih akan terus hadir meramaikan jagad
hiburan tanah air.
Jujur saja, dari awal kemunculan SM*SH sendiri, saya sebenarnya tidak
begitu tertarik dengan sesuatu yang berhubungan dengan BOYBAND baik itu lokal
maupun internasional dalam hal ini mungkin lebih menjurus ke KOREA. Saya menganggap mostly dari boyband tersebut hanya
menampilkan tampang dan kelihaian dance
mereka tanpa memperhatikan kualitas suara yang sebenarnya menjadi poin penting
sebagai seorang penyanyi. Ada juga beberapa dari boyband tersebut yang menurut
saya lebih terlihat seperti sekumpulan pria gemulai yang bersikap sedikit lebay
dan terkesan ‘feminim’. Sorry to say...tapi
ini hanyalah pendapat saya pribadi mengenai mereka. Dan karena itu saya kurang
begitu berminat untuk mengikuti atau menjadikan boyband-boyband tersebut
menjadi idola saya.
| chytra-naba2408.blogspot.com |
Namun, pada suatu hari di
bulan-bulan akhir tahun 2011, secara tidak sengaja saya melihat perform salah
satu boyband di acara musik sebuah stasiun televisi swasta. Lagu yang mereka
bawakan sungguh menarik perhatian saya. Dan saya akui saya langsung menyukai
lagu tersebut di kali pertama saya mendengarnya. Setelah itu, saya kemudian
bertanya di teman-teman tentang lagu yang saya dengar dihari sebelumnya. Salah
seorang teman saya mengatakan bahwa lagu tersebut berjudul CUKUPLAH SUDAH dan penyanyinya adalah boyband yang bernama XO-IX. Karna masih merasa asing dan belum begitu tertarik
dengan asal usul boyband tersebut, maka saya hanya menikmati lagunya saja tanpa
tau siapa penyanyinya selama beberapa bulan.
Tak lama setelah itu, saya
kembali menyaksikan perform dari boyband yang sama namun dengan lagu yang
berbeda. Kali ini lagu mereka tidak asing ditelinga saya, tentu saja karena
lagu yang mereka bawakan saat itu adalah lagu milik Ahmad Dani yang berjudul CINTAKAN
MEMBAWAMU KEMBALI. Basicly, It’s my
favorite song since past. Ternyata, XO-IX memang merecycle
lagu tersebut sesuai dengan ciri mereka sebagai sebuah boyband. Versi yang
mereka tampilkan cukup bagus dan terkesan fresh. Hal itu kembali menarik
perhatian saya. Seperti halnya di lagu pertama, di lagu kedua mereka ini saya
kembali hanya menikmati lagu mereka saja. Karna walaupun saya sudah tau siapa
penyanyinya, namun menurut saya Boyband ini (XO-IX) masih
sama seperti boyband kebanyakan yang masih menggunakan metode LIPSINC
disetiap performancenya. Intinya sih,
di akhir 2011 lalu sampai beberapa bulan di tahun 2012, saya hanya menikmati 2
lagu yang berasal dari sebuah boyband tanpa menaruh perhatian banyak pada
perkembangan boyband itu sendiri.
Oktober 2012, saya kembali mendengar lagu CMK dari XO-IX dari handphone salah satu teman di kampus.
Refleks saya langsung minta dikirimin sama Gemmy teman saya itu lewat bluetooth. Entah kenapa saya benar-benar
tertarik dengan lagu tersebut. Serasa ada magnet yang mengaitkan saya dengan
lagu berirama melow mendayu-dayu itu, (Leebbaaaayyyyy^^) hehehehe.
Beberapa hari kemudian, untuk
yang ketiga kalinya secara tidak sengaja saya mendengar lagu CMK diputar disalah satu acara
televisi, saya yang ketika itu sudah berniat untuk tidur seketika bangun dan
berlari ke ruang nonton. Jeng jeng.....benar saja XO-IX malam
itu sedang perform di acara Gebyar
BCA Indosiar. Sureprise......malam itu mereka tampil without LIPSINC guys...!!!! WOW
bangeeettt!!! Saya benar-benar terkagum-kagum melihat perform 7 pria tersebut.
Naahhh.....dari situ, saya
akhirnya mulai memiliki keinginan untuk mencari info tentang Boyband yang satu
ini. Saya membrowsing banyak artikel
tentang mereka. Pertama dimulai dengan biodata setiap personilnya.
Diawal terbentuknya boyband ini
sebenarnya dinaungi oleh 9 personil yakni Nicky, Iras, Budi, Agoy, Lee, QQ, Alwin, Hendra dan Boby.
Namun, bertepatan dengan keluarnya album perdana mereka (XTRAORDINARY) 2 personil memutuskan untuk hengkang dengan sebuah
alasan pribadi. Artikel lain yang juga sempat saya baca berisi tentang
keinginan para personil XO-IX untuk menghilangkan
budaya LIPSINC disetiap performance mereka. Sebenarnya, dari awal debut, para MX (Member XO-IX) ingin bernyanyi
secara LIVE disetiap event. Namun,
karena keterbatasan mikrofon yang disediakan pihak televisi, maka mereka harus
tampil secara LIPSINC seperti
boyband-boyband lain. Masih menurut artikel yang sama, banyak dari fans mereka ikut mensupport
XO-IX untuk tidak lagi LIPSINC ketika perform. Menurut mereka, dengan menghilangkan budaya
tersebut, XO-IX jadi lebih bisa memproof kalau mereka bukanlah boyband asal-asalan yang hanya
mengandalkan tampang dan kelihaian dance saja,
mereka berbeda dengan boyband lain. XO-IX semakin bisa
membuktikan kalau mereka adalah boyband yang berkualitas.
Waaaahhhh.....kalau seperti ini,
saya sangat setuju dengan tindakan dan pendapat dari para XOWNERS (sebutan untuk fans XO-IX). Tentu saja. Hal
tersebut memang akan sangat membantu XO-IX untuk mengatasi
kritikan-kritikan yang selama ini ditujukan untuk para boyband yang ahli LIPSINC. Jujur saja, saya yang tadinya
acuh tak acuh pada boyband ini, akhirnya luluh dan mengakui bahwa saya memang
benar-benar terkesan pada XO-IX. Yaaaa.....saya
KAGUM pada mereka. Apalagi melihat keinginan mereka untuk maju selangkah dari
sebelumnya, menghilangkan ‘kebiasaan buruk’ dan keinginan untuk membuktikan
bahwa mereka memang berkualitas, saya rasaaaaa tidak ada salahnya kalau saya
mengubah selera dan menjadi fans fanatik mereka. ^^ . hehehehehe. Perform mereka
di Gebyar BCA, Indosiar langsung
membuat saya falling in love at the first
sight, >,<. Penampilan mereka memang OK bangeeeeettt. Suara mereka
meluncur murni tanpa fals sedikit pun. Kualitasnya EMEJIIIIIIINNNGGG.....dancenya super XTRAORDINARY dan all their performance is PERFECT. I LOVE THEM guysss.....^^.
Semenjak saat itu, saya akhirnya
memutuskan dan menyatakan diri sebagai XOWNERS
dan saya sangat bangga karena memiliki idola yang BERKUALITAS seperti mereka.
Keinginan untuk selalu membuat bangga para penggemarnya dengan sejumlah
prestasi menjadi poin utama saya menjadi salah satu dari ribuan penggemar yang
selalu mendukung mereka^_^.
YOU’re really XTRAORDINARY guys..!!! XOWNERS
always LOVE YOU..:*
