....
patahan logam tak berbeda dengan serpihan hati yang tak bernyawa
di ambang ufuk yang kian menggelap
berporos asa tanpa secuil harapan
tak pandang cahaya yang semakin terpancar
aku bukanlah dia
yang bisa berbalik tanpa arah
berjalan menuju kehampaan
yang tak pernah bisa menyapa mesra
aku bukanlah dia
yang menjauh seperti angin
hilang tanpa terlihat
terpendam namun terasa
dan terlihat tanpa bayangan
bertahan tanpa harapan
menusuk luka yang basah
pergi tak pulang memalingkan semua
....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar